Sabtu, 07 November 2015

puisi

Bukan hanya sekedar MAHASISWA


Seolah awan hitam pekat mengintai
Matahari dibaliknya bersembunyi
Bangunan menjulang tampak mencekam
Bayangan-bayangan pun seram

Tatkala mata memancarkan amarah
Kepada sang penguasa yang tak amanah
Menyeru aksi pemberontakan
Ingin terlepas dari belenggu keserakahan

Bagaikan ujung tombak
Bergerak dan mengalun layaknya ombak
Membinasakan kepura-puraan
Memanggil pada perdamaian

Sang pembawa perubahan
Yang mengadili setiap kedustaan
Mengerahkan pikiran dan tenaga
Demi bersama memajukan bangsa

Kamilah mahasiswa
Namun bukan hanya sekedar MAHASISWA

Sabtu, 31 Oktober 2015

PUISI

PRIA BERPECI

Lingkaran cahaya rembulan masih terlihat
kedipan bintang terasa begitu memikat
bentangan hitam malam seperti enggan melewat
namun tak menyurutkan hasrat

Tatkala kehendak hati untuk terus berjalan
menembus angin melambai dalam kebekuan
sedang dzikir membasahi lisan
demi tercapai satu tujuan 
tiba waktunya mengumandangkan adzan
membuyarkan mimpi
membangunkan sang pemimpi

Dialah pria berpeci berjubah putih
terbalut pakaian putih nan bersih
terhias guratan garis wajah
namun tak tampak lelah
tubuh yang mulai goyah
namun melangkah dengan gagah
begitu ikhlas begitu pasrah
mengemban tugas memburu berkah
satu pintanya pada sang pencipta
semoga diri ini ada pengganti jua

( karya Annisa Firza Yani )